FORGOTTEN Band

Forgotten Band adalah Band Indie asal Bandung, dengan mengusung genre Old Skool Death Metal Style yang dipadukan dengan Beat Hardcore dan Cross Over/Thrash Metal. 

Karakter sound kasar, gaya vokal rought screaming yang emosional dipadukan dengan lirik yang bertemakan social dan politik mencoba memberikan suguhan kondisi realitas yang sedang terjadi. 
 
Bulan January 1997 album pertama “FUTURE SYNDROME” dirilis, dengan enam buah lagu berlirik Inggris di rilis oleh bendera Indie Lokal PALAPA RECORD. 

Bulan Maret 1998 album single promo Forgotten dengan dua buah lagu andalannya yang berjudul “OBSESI MATI Promo Tape 98″ dirilis di bawah perusahaan indie lokal ROCK RECORD. 

Bulan Juli 2001 kForgottern kembali masuk studio, menghasilkan karya yang menuai banyak kontroversi dengan judul “TUHAN TELAH MATI” dirilis bulan Agustus 2001 oleh ROCK RECORD, dengan 4 lagu yang diaransemen musik dengan iringan Technical Death Metal dengan lyric yang sarcastic menggunakan sudut pandang teori Falsafah Nihilism dan diproduksi dalam jumlah yang terbatas.

Bulan Maret 2003 Forgottern merilis album ‘TIGA ANGKA ENAM dibawah label ROTTREVORE
RECORDS. Berisi 10 lagu dengan aransemen musik death metal yang variatif.
Read More »

Revenge The Fate Band

Revenge The Fate memiliki musik yang sangatlah keren, tak heran kalau fansnya yang banyak selalu mengisi area moshpit.

 REVENGE THE FATE dibentuk pada 5 Juli 2009, dimana formasinya hingga kini tidak berubah, yakni; Anggi (vokal), Sona (Bass / Vokal),Richi (Guitar), Cikhal (Guitar), Zacky (Drum), genre mereka adalah Deathcore / Metalcore. 

Nama Revenge The Fate memiliki falsafah, mengenai ambisi untuk mengubah nasib buruk menjadi lebih baik. 

Pada Desember 2010 band ini merilis album demo dengan lima lagu, Ambisi, Poseidon, All Broke By Hate, The End Of My Heart, dan Departure Of Assiah. Band yang berhasil menduduki chart ke 6.
Read More »

Jasad Band asal Bandung

Jasad Band bergenre Death Metal asal Bandung ini menjadi ikon suksesnya sebuah akulturasi antara budaya Barat dan Lokal. Berhasil meretas konvensi, dengan menyelipkan unsur budaya Sunda diantara kebrutalan dan kebisingan Metal. 

Mereka memakai atribut Berbudaya Lokal, dan berhasil membawa anak muda Bandung mencintai Metal kearah Budaya Sunda. 

Band ini lahir sejak tahun 1990an, dengan formasi awal; Yuli, Tito, dan Faried. Tahun 1992, mereka mengalami pergantian personel setelah Faried keluar. 

Dengan formasi kedua; Yuli, Tito, Hendrik, dan Abut, mereka merilis dua singel yang direkam secara live; Life ‘n Die dan Fuckin’ Education.

Line up Jasad kembali berubah pada 1994; Yayat, Yadi Behom, dan Dani masuk menggantikan Hendrik, Tito, dan Abut. 

Melihat formasi terakhir di atas, praktis hanya Yuli satu-satunya personel asli yang masih tersisa. 

Jasad mengeluarkan EP C’est La Vie yang dirilis Palapa Records.
Read More »

Mocca Band

Mocca merupakan salah satu Band yang paling dinati-nanti penampilanya oleh banyak pencinta Indie Music Tanah Air.

Band asal kota Bandung ini terbentuk pada tahun 1999, dengan formasi; Riko Prayitno (Gitar), Arina Ephipania (Vokal dan Flute), Achmad Pratama (Bass), dan Indra Massad (Drum) ini mengusung aliran indie pop folk jazz swing bossa nova.

Lagu Secret Admirer dan Me and My Boyfriend pada album My Diary mendongkrak nama Mocca, bahkan salah satu perusahaan rekaman asal Jepang, Excellent Records memasukkan nama mereka ke dalam album kompilasi Pop Renaisance.

Pada tahun 2004 akhirnya Mocca dapat menggelar penampilannya di Okinawa, Jepang.
Read More »

Rocket Rockers Band

Rocket Rockers Band merupakan Band Indie asal Kota Bandung yang terbentuk pada tanggal 1998, dimana awalnya mereka menggunakan nama Immorality President sebagai nama bandnya. 

Awalnya Rocket Rockers beranggotakan; Firman (guitar/voc), Aska (guitar/voc), Bisma (bass), Doni (drum). Dimana juga Rocket Rockers sempat bekerja sama dengan Mayor Label, namun selang beberapa tahun kemudian ROCKET ROCKERS membuat label sendiri yang diberi nama Reach & Rich Records.

Tahun 2006 adalah tahun monumental bagi Rocket Rockers pasalnya Band ini berhasil menjadi satu-satunya Band Indonesia yang masuk dalam sebuah film dokumenter Punk se-dunia 

“PUNK’S NOT DEAD THE MOVIE: A Revolution 30 Years In the Making”. Film yang disutradari oleh Susan Dynner, dengan menyuguhkan penelusuran perkembangan dan eksistensi Punk Rock selama 30 tahun terakhir.
Read More »

Pure Saturday

Pure Saturday Band merupakan Band Indie asal Kota Bandung yang terbentuk sejak tahun 1994, dengan para personil; Muhammad Suar Nasution (vokal, gitar), Arief Hamdani (gitar), Ade Purnama (bass), Aditya Ardinugraha (gitar), dan Yudistira Ardinugraha (drum). 

Pembuatan musik yang simple dan khas, membuat Band Indie ini mudah dikenal oleh pencinta musik Indie Music Indonesia.

Sempat hilang dari dunia Indie, hal ini dikarenakan pada kesibukan masing-masing personil untuk mengurus keluarga dan bisnisnya. 

Pure Saturday eksis kembali pada tahun 2005, dari kevakumannya, ternyata aksi penampilan mereka masih menjadi sorotan oleh para pencinta musik Indie.
Read More »

BILLFOLD Band

Billfold adalah band asal Kota Kembang yang mengusung genre Pop Punk Hardcore, terbentuk awal tahun 2010

Saalah satu daya tarik Billfold, karena band ini memiliki Gania seorang vokalis yang cantik, yang kebetulan  pernah featuring dengan Rosemary.

Selain vokalis yang cantik perlu diakui bahwa musiknya pun berkualitas, dan layak untuk diperhitungkan.
Sebenarnya band ini adalah project barunya Gania Alianda Pam, Anga dan Ferin. Mencoba memainkan musik hardcore dengan beat punk yang ciamik dan easy listening.
Read More »